“Kemudian dari Tugu Tani, selanjutnya berputar menuju Jalan Medan Merdeka Timur dan kemudian menuju YLBHI,” sambungnya.
Ia menambahkan, saat itu Andrie Yunus tengah berada di Gedung YLBHI. Setelah acara selesai, pelaku kembali mengikuti korban.
“Dari YLBHI ini para pelaku mulai mengikuti korban ketika korban selesai acara. Namun korban tidak langsung menuju lokasi kejadian, melainkan sempat mengisi bahan bakar di SPBU Cikini Raya dan itu juga diikuti oleh para pelaku,” jelasnya.
Iman menduga terdapat empat orang pelaku dalam kasus ini. Dugaan tersebut berdasarkan temuan empat orang yang terlihat menunggu Andrie di sekitar SPBU Cikini Raya.
“Sekitar pukul 23.32 hingga 23.35 WIB para terduga pelaku terlihat berada di SPBU Cikini Raya. Diduga empat orang pelaku menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak ke Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,” jelasnya.
Aksi penyiraman air keras terhadap Andrie terjadi sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba 1, tepatnya di persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat.
Iman menegaskan, polisi telah memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas yang dapat membantu proses penyelidikan.
“Saat kejadian pada pukul 23.37 WIB, Kamis (12/3/2026), di Jalan Salemba 1 persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, kami memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga sangat membantu proses penyidikan dan penyelidikan,” pungkasnya.
(Awaludin)