Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Karyawan Disekap Bos di Jakpus, Modus di Balik Tuduhan Pencurian Terbongkar!

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2026 |15:48 WIB
3 Karyawan Disekap Bos di Jakpus, Modus di Balik Tuduhan Pencurian Terbongkar!
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin (Foto: Yuwantoro Winduajie/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Polda Metro Jaya menanggapi laporan balik terkait dugaan pencurian yang dilayangkan pemilik percetakan terhadap tiga karyawannya yang sebelumnya menjadi korban penyekapan di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengatakan hingga saat ini penyidik belum menemukan alat bukti maupun laporan yang mendukung dugaan pencurian tersebut.

Berdasarkan hasil penyidikan yang berjalan, tuduhan pencurian terhadap para korban justru mengarah sebagai modus yang digunakan para tersangka untuk melakukan pemerasan.

"Sampai dengan hari ini dalam proses penyidikan juga kami baru menemukan itu adalah modus yang dilakukan oleh para tersangka untuk melakukan pemerasan sehingga memperoleh sejumlah uang dari para korban dan belum ada diterima sehubungan dengan laporan polisi ataupun informasi yang didukung dengan petunjuk ataupun alat bukti lain yang sehubungan dengan dugaan pencurian dimaksud," kata Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, kasus penyekapan yang sedang ditangani polisi bermula dari tuduhan bahwa para korban telah mencuri pelat percetakan milik perusahaan. Berdasarkan tuduhan tersebut, para korban kemudian diminta menyerahkan sejumlah uang oleh para pelaku.

Meski demikian, hingga saat ini penyidik belum memperoleh laporan maupun informasi yang didukung alat bukti terkait dugaan pencurian tersebut.

"Jadi kami belum memperoleh laporan maupun pengaduan dari masyarakat ataupun dari pihak-pihak yang lain sehubungan dengan informasi tersebut sehingga sampai dengan hari ini berdasarkan proses penyidikan yang kami lakukan itu baru menunjukkan bahwa itu adalah modus operandi yang disampaikan," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement