"Kemungkinan hari ini menjadi puncak arus balik terakhir karena melihat dari pada kendaraan yang dari arah Jawa masih tersisa 9 persen. (Juga) karena di sini adanya pusat keramaian ataupun jalur wisata, yang mana yang melintasi Kota Tasikmalaya ini ada trouble spot yang di Simpang Tiga Pamoyanan sama Simpang Tiga Sukamantri tentunya," kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan, Minggu (29/3/2026).
Penerapan rekayasa lalu lintas yang memperbolehkan kendaraan melaju di dua jalur ini, kata Riki, bukan merupakan sistem one way, melainkan penarikan arus.
"Untuk hari ini belum ada pemberlakuan one-way, cuma hanya penarikan, pager betis untuk anggota supaya menguras yang dari arah timur untuk memperlancar yang dari arah timur ke baratnya," kata dia.
(Arief Setyadi )