“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan. Sinergi dengan pemerintah daerah dan Baznas menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya.
Polda Sumatera Selatan memastikan akan terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan bantuan kepada masyarakat, termasuk dalam situasi bencana, sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan sembilan unit rumah hangus terbakar dan berdampak kepada sedikitnya 10 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 40 jiwa. Selain kerugian material yang cukup besar, para korban juga kehilangan sebagian besar harta benda mereka.
(Fahmi Firdaus )