Sementara itu, ia menyampaikan, ada 25 rumah rusak ringan dari bencana tersebut. "Kalau hitungannya rumah, ini kalau hitung rupiah kurang lebih Rp500 jutaan," terangnya.
"Tapi untuk bangunan olahraga, gedung olahraga ini yang mungkin fatal ini, dua kali gempa bumi, dua kali roboh, Pak. Dua tahun yang lalu juga terjadi seperti ini, 5,2 skala Richter saja roboh, apalagi ini 7,6," katanya.
Selain itu, Yulius menyampaikan, ada satu warga meninggal akibat fenomena ini. "Kebetulan dia (korban) ibu ini ada di bawahnya. Dan yang satu dia loncat dari lantai dua. Sampai hari ini kita masih melakukan pendataan-pendataan lagi, Pak," pungkasnya.
(Awaludin)