Mensos Pakai Mobil Listrik ke Istana, Hasil Undian Tak Diambil Masyarakat

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 08 April 2026 19:05 WIB
Mensos Pakai Mobil Listrik ke Istana, Hasil Undian Tak Diambil Masyarakat (Binti Mufarida)
Share :

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan dirinya bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menggunakan mobil listrik saat menghadiri taklimat Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Negara, Rabu (8/4/2026).

Gus Ipul menjelaskan, mobil listrik yang digunakan ini merupakan operasional Sekolah Rakyat, dari hasil undian yang tidak diambil masyarakat.

"Lagi uji coba sama Pak Wamen untuk menggunakan mobil listrik Sekolah Rakyat hari ini. Ini masa uji coba. Ini mobil hasil undian tidak tertebak," kata Gus Ipul kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan.

Hadiah undian yang tak diklaim masyarakat diserahkan ke Kemensos sesuai aturan Permensos Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah.

"Jadi kalau ada undian-undian yang dilakukan oleh banyak lembaga, jika tidak diambil oleh pemenangnya, itu biasanya diserahkan ke Kementerian Sosial," jelas Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan jika ada hadiah undian tidak diambil maka akan dilelang lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) maupun operasional Kemensos. "Ada yang kita lelang lewat Kementerian Keuangan, ada yang kita gunakan sendiri untuk operasional," ucapnya.

"Nah ada dua mobil ini yang saya gunakan dengan Pak Wamen ini, yang di antaranya kita gunakan untuk operasional," katanya.

Gus Ipul menjelaskan mobil listrik diharapkan yang digunakan kali ini juga menjadi bagian transformasi budaya kerja baru dan hemat energi.

"Insya Allah selama di dalam kota, insya Allah kita akan gunakan ini. Saya sama Pak Wamen akan gunakan ini seterusnya," ucapnya.

Selain itu, Gus Ipul mengatakan pihaknya masih menghitung apakah mobil listrik dari undian yang tidak diambil masyarakat bisa digunakan untuk operasional Sekolah Rakyat. "Kita masih lagi menghitung apakah ada ekosistem yang mendukung penggunaan mobil listrik di sekolah-sekolah rakyat itu."

"Jika memungkinkan mungkin untuk yang di kota-kota besar bisa kita kirimkan atau pengadaan mobil listrik. Tapi untuk di daerah-daerah yang mungkin di remote area ya kita tentu masih menggunakan mobil konvensional. Tapi ini bagian dari transformasi," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya