Vance mengatakan Washington mencari "komitmen mendasar" dari Iran agar tidak mengembangkan senjata nuklir, tetapi "kami belum melihat itu" setelah mengadakan pertemuan tingkat tertinggi antara kedua pihak sejak Revolusi Islam 1979.
Namun, ia mengisyaratkan masih memberi waktu kepada Iran untuk mempertimbangkan tawaran dari AS, yang pada Selasa (7/4/2026) menyatakan akan menghentikan serangan bersama Israel selama dua minggu sambil menunggu hasil negosiasi.
Amerika Serikat dan Israel telah menyerang Iran pada 28 Februari, memicu pembalasan dari Teheran yang menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik dan ekonomi global ke dalam kekacauan.
Iran dan AS memasuki pembicaraan yang dimediasi Pakistan dengan posisi maksimalis. Washington menambah tekanan dengan mengatakan telah mengirim kapal penyapu ranjau melalui Selat Hormuz yang vital.
Tanda-tanda ketegangan dalam negosiasi muncul ketika media Iran menuduh AS membuat "tuntutan berlebihan" terkait Selat Hormuz, jalur yang dilalui seperlima minyak dunia.