6 Fakta JK Tepis Tuduhan Penistaan Agama: Dari Juru Damai, Termul hingga Jasanya ke Jokowi

Arief Setyadi , Jurnalis
Minggu 19 April 2026 09:14 WIB
Jusuf Kalla (Foto: Ari Sandita/Okezone)
Share :

"Saya mendamaikan ini, apa saya menista agama, saya pertaruhkan jiwa saya masuk ke daerah itu. Saya tahu kenapa dia berbuat begitu, dia pikir ini perang agama (perang suci), siapa yang meninggal akan syahid untuk Islam, Kristen namanya martir, tapi saya berada di masjid, tidak mengerti martir, karena hampir sama syahid dengan martir, cuma bedanya caranya," ungkapnya.

Ia lantas menggunakan istilah syahid karena saat berceramah dia berada di masjid, yang mana para jemaah tidak mengerti penggunaan istilah martir. Namun, ceramahnya itu justru dituding para pemfitnahnya sebagai penistaan agama berdasarkan video yang dipotong.

4. JK Doakan Pemfitnahnya Diampuni Allah SWT

JK bakal mempertimbangkan untuk melaporkan balik orang-orang yang telah memfitnahnya melakukan dugaan penistaan agama. Namun, lebih dahulu ia mendoakan para pemfitnahnya itu diampuni Allah SWT.

"Kami sedang mulai mempelajari itu di mana letak. Mudah-mudahan Allah memaafkannya, para pemfitnah itu. Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Kami akan pertimbangkan, karena kalau tidak dituntut, ini akan terulang lagi," ujarnya.

5. JK Tolak Bertemu Rismon

Pelaporan terhadap JK diketahui terjadi usai dirinya melaporkan Rismon Sianipar atas tuduhan bohir kasus ijazah palsu mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). JK pun mengungkap Rismon ingin bertemu dengan dalih memberikan buku End Game, namun ditolak JK.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya