“Maka sejak awal Kementerian HAM mengambil alih untuk menjadikan peristiwa ini sebagai atensi paling serius. Kami tidak mau ini menjadi bom waktu yang bisa meledak,” tuturnya.
Sementara itu, karena peristiwa tersebut terjadi di siang hari, Pigai yakin bahwa masyarakat di lokasi kejadian merupakan saksi kunci. Ada saksi yang melihat pelaku dan mengetahui kronologi kejadian tersebut.
Selain mendorong pengungkapan pelaku, Pigai mengingatkan agar penanganan kasus ini tidak menganggu agenda nasional. Ia berharap, penyelesaian kasus bisa dilakukan secara cepat dan tepat demi memberikan keadilan bagi para korban serta menjaga kepercayaan publik.
(Erha Aprili Ramadhoni)