Selain itu, ia menyebut ada beberapa jemaah haji Indonesia yang harus menjalani rawat inap. Jemaah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih memadai.
"Sementara itu, ada dua jemaah yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan satu jemaah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi," ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa pihaknya telah menyiagakan petugas medis di Tanah Suci. Fasilitas kesehatan seperti klinik juga telah beroperasi dan bekerja sama dengan rumah sakit setempat di Arab Saudi.
"Untuk layanan kesehatan, kami sudah menyiapkan fasilitas yang memadai di sana," tutupnya.
(Awaludin)