Kapal itu membawa 17 awak. Ketujuh belas awak itu terdiri atas 10 warga Pakistan, empat warga Indonesia, satu warga India, satu warga Sri Lanka, dan satu warga Myanmar. Di bawah kendali para perompak, kapal telah berlabuh di dekat pantai Somalia antara kota nelayan Xaafun dan Bander Beyla.
Lima orang bersenjata lainnya kemudian naik ke kapal Honour 25, kata sumber.
Para pejabat percaya para pembajak berangkat dari daerah terpencil dekat Bander Beyla. Tidak jelas bagaimana mereka dapat mencegat dan mengambil alih kendali kapal tanker minyak tersebut.
Baik pihak berwenang Somalia maupun Pasukan Angkatan Laut Eropa, yang mengawasi operasi anti-pembajakan di perairan Somalia, belum mengeluarkan pernyataan terkait pembajakan tersebut.
(Erha Aprili Ramadhoni)