Sementara itu, tiga korban luka lainnya merupakan jemaah dari kloter Surabaya 2. Setelah mendapatkan observasi dan tindakan medis, dua di antaranya sudah diperbolehkan pulang.
“Sedangkan satu orang jemaah haji berusia 60 tahun (dari kloter Surabaya 2), hingga tadi pagi masih menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Al Hayat Quba,” ujar Heni.
Heni menambahkan, pihak Kemlu melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah akan terus memantau secara intensif proses perawatan jemaah yang masih dirawat.
“KJRI Jeddah tentunya akan terus memantau penanganan pengobatan jemaah haji ini,” pungkasnya.
(Awaludin)