JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendapatkan undangan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada 7-8 Mei 2026. Tema besar dalam KTT ke-48 ini adalah 'Navigating Our Future Together'.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang mengatakan, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri agenda utama KTT termasuk ASEAN Plenary hingga Retreat Session dari para pemimpin negara yang hadir.
Selain itu, Yvonne mengatakan, fokus utama KTT ke-48 di Cebu kali ini adalah untuk merespons dampak konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terhadap ketahanan energi Asia Tenggara.
"Presiden RI diundang hadir untuk mengikuti sejumlah agenda utama di KTT ini termasuk ASEAN Plenary dan Retreat Session. Fokus utama KTT adalah untuk merespons dampak konflik Iran-AS terhadap ketahanan energi dan pangan di Asia Tenggara," kata Yvonne dalam keterangannya, dikutip Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, selain agenda utama akan ada pertemuan antar para Menteri Luar Negeri (Menlu) hingga forum di sektor politik dan ekonomi.
"Akan ada ASEAN Foreign Ministers Meeting, ASEAN Political Security Community Council Meeting dan juga ASEAN Coordinating Council Meeting dan ASEAN Joint Foreign and Economic Ministers Meeting," kata Yvonne.
Ia mengatakan, Indonesia akan membawa pesan khususnya terkait kesatuan dan sinergi antarnegara ASEAN di tengah dinamika geopolitik global saat ini.
"Sekali lagi terkait detail dapat didiskusikan langsung dengan Ibu Dirjen kerja sama ASEAN nantinya. Dalam KTT ini Indonesia akan menggaungkan pesan utama khususnya terkait kesatuan dan juga sinergi dari ASEAN di tengah tantangan geopolitik yang ada saat ini," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)