Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel

Binti Mufarida, Jurnalis
Minggu 10 Mei 2026 06:10 WIB
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani (Foto: BMKG)
Share :

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mensupervisi pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menangani darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan. 

Langkah tersebut menindaklanjuti SK Gubernur Sumatera Selatan Nomor 235/KPTS/2026 yang menetapkan status siaga darurat bencana asap di wilayah tersebut sejak 22 April 2026.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan pentingnya langkah preventif yang proaktif seiring prediksi masuknya musim kemarau dan pengaruh anomali iklim pada 2026. Karena itu, masyarakat dan pihak terkait perlu melakukan langkah pencegahan guna menghindari bencana demi kepentingan bersama.

“Musim kemarau dan El Nino itu dua fenomena yang terpisah. Yang kita khawatirkan adalah ketika musim kemarau terjadi saat fase El Nino aktif. Kondisi inilah yang terjadi pada 2015, 2019, dan 2023, serta diprediksi kembali muncul mulai 2026 ini. BMKG akan terus memantau agar prediksi ke depan lebih akurat,” kata Faisal, Sabtu 9 Mei 2026.

Secara umum, wilayah Sumatera Selatan membutuhkan perhatian ekstra karena menghadapi musim kemarau yang cenderung di bawah normal atau lebih kering tahun ini. BMKG memperkirakan puncak musim kemarau di wilayah tersebut akan terjadi pada Agustus 2026.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya