Karena itu, Mu’ti menyebut pemerintah terus berupaya menanamkan nilai-nilai kejujuran kepada siswa sejak dini. Menurutnya, upaya tersebut memerlukan dukungan dari pihak sekolah hingga pemerintah daerah.
“Kami berusaha sejak dini menanamkan kepada anak-anak bagaimana mereka jujur dalam mengerjakan soal dan juga dalam berperilaku sehari-hari,” tegasnya.
“Kami juga mulai menerapkan sistem penerimaan murid baru yang menekankan prinsip keadilan dan kejujuran. Itu semua membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk para pemangku kepentingan dan pemerintah daerah di semua struktur pemerintahan,” pungkasnya.
(Awaludin)