“Tapi kan kita sebenarnya sudah punya banyak pengalaman yang begini, akhirnya lenyap begitu aja kan. Ya mudah-mudahan tidak seperti itu,” katanya.
Ia juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan akan mengejar koruptor hingga ke Antartika. Selain itu, ia menyebut adanya dorongan bersih-bersih di lingkungan Ditjen Bea Cukai dari Purbaya Yudhi Sadewa.
Menurut Saut, kasus dugaan korupsi di sektor kepabeanan tengah menjadi perhatian di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Kalau kita bicara pengeluaran saat ini sedang sulit. Rupiah sudah menuju ke 18.000, itu kan sebenarnya menunjukkan adanya ketidakberesan antara input dan output,” ujarnya.
Ia kemudian menyoroti rentang waktu dugaan tindak pidana yang terjadi saat Djaka sudah menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai. Dalam dakwaan disebutkan pertemuan antara John Field dan pejabat Bea Cukai terjadi pada Mei 2025, lalu berlanjut dengan pertemuan di Hotel Borobudur pada Juli 2025.