Lebih lanjut, Yohanes menyampaikan tidak ada proses khusus dalam peribadatan misa kali ini. Menurutnya, misa ini merupakan rangkaian ibadah Paskah.
"Jadi masa Paskah itu panjang, nanti berakhir pada saat Pentakosta ya, turunnya Roh Kudus. Tapi untuk perayaan Ekaristi ini itu tidak menggunakan tenda khusus di depan sebagaimana Paskah dan Natal karena kalau hari raya ini itu ada empat kali Misa, jadi tidak terlalu kesulitan, umat masih bisa terbagi ya," tutur Yohanes.
"Kalau Natal itu malam Natal hanya dua kali gitu, kalau malam Paskah hanya dua kali. Nah kalau ini empat kali, jadi tidak ada kesulitan dan tidak perlu menambah kursi untuk umat karena terbagi di empat kali Misa gitu," pungkasnya.
(Arief Setyadi )