Sementara itu, Ketua Panitia Gank-Guan Cup 2026, Benyamin Noy Sailana, mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang ikut menopang penyelenggaraan turnamen, termasuk kepedulian Marthen Natonis terhadap pembinaan olahraga bagi anak muda di TTS.
Menurutnya, turnamen dapat terselenggara berkat kerja sama panitia, swadaya masyarakat, serta dukungan sponsor.
“Turnamen ini bisa berjalan karena kerja sama banyak pihak. Dukungan sponsor, termasuk perhatian terhadap pembinaan anak muda lewat olahraga, sangat membantu,” ungkap Benyamin.
Gank-Guan Cup 2026 diikuti 28 tim. Pada partai final, VOC Junior keluar sebagai juara setelah mengalahkan Catalans FC, sedangkan Putra Oebesa menempati posisi ketiga.
Komitmen membangun masyarakat melalui olahraga sebelumnya juga ditunjukkan Marthen Natonis lewat penyelenggaraan turnamen bola voli di TTS. Pada 2025, dia mengalokasikan dana aspirasi (pokok pikiran/pokir) hingga Rp180 juta untuk penyelenggaraan dua turnamen, yakni Kotolin Cup di Kecamatan Kotolin dan Boti Cup I di Kecamatan Kie sebagai bagian dari upaya memperluas ruang pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga.
(Awaludin)