"Poin-poin substansinya nanti kami akan sampaikan kepada Komisioner Komnas HAM. Fakta-fakta apa yang terjadi pada saat klien kami, Ilma, diinterogasi oleh Hercules di Markas Pusat GRIB Jaya," kata Ilma.
Ia menambahkan, berbagai ormas Islam pun terpanggil untuk mendampingi Ilma Sani dan ayahnya, Ahmad Bahar, dalam kasus tersebut. Pihaknya pun bakal membeberkan perlakuan tidak menyenangkan dan tidak manusiawi yang dialami Ilma pasca mendapatkan jaminan keamanan usai mengadu ke Komnas Perempuan dan Komnas HAM.
"Mungkin ini sesuatu yang barangkali mengganggu rasa kemanusiaan kita semua. Sebagaimana seorang perempuan, seorang anak dari Pak Ahmad Bahar diperlakukan secara tidak manusiawi. Oleh karenanya, kami dari Aliansi Ormas Islam merasa terpanggil untuk mendampingi saudari Ilma mendapatkan keadilan atas perlakuan yang tidak menyenangkan," bebernya.
Penulis Ahmad Bahar dan anaknya, Ilma Sani Fitriana, yang menjadi korban dugaan intimidasi tersebut turut hadir di Komnas Perempuan dan Komnas HAM. Saat ini, mereka tengah melakukan aduan di dua lembaga yang lokasinya berdampingan itu di kawasan Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat.
(Arief Setyadi )