Antisipasi Kepadatan di Jamarat, Kemenhaj Turunkan Tim MCR

Yuwantoro Winduajie, Jurnalis
Kamis 28 Mei 2026 23:30 WIB
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf (foto: Okezone)
Share :

Menurut Maria, keberadaan MCR merupakan bagian dari upaya Kemenhaj memastikan seluruh situasi di lapangan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

“Pelindungan jemaah adalah prioritas. Petugas tidak hanya berada di tenda jemaah, tetapi juga disiagakan di jalur pergerakan, pos pantau, dan titik-titik rawan kepadatan,” tegasnya.

Pada 11 Dzulhijjah 1447 H, jemaah haji Indonesia mulai melaksanakan lontar tiga jamarah, yakni Ula, Wustha, dan Aqabah. Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah mengikuti jadwal lontar yang telah ditetapkan dan tidak melaksanakan lontar di luar jadwal resmi.

Adapun jadwal lontar jumrah pada 11 Dzulhijjah dibagi dalam dua sesi, yakni pukul 17.00–24.00 waktu Arab Saudi dan pukul 00.00–04.00 waktu Arab Saudi. Sementara waktu larangan melontar berlaku pukul 11.00–18.00 waktu Arab Saudi.

Pada 12 Dzulhijjah, lontar jumrah dijadwalkan pukul 05.00–10.30 dan pukul 18.00–24.00 waktu Arab Saudi, dengan waktu larangan melontar pukul 11.00–14.00 waktu Arab Saudi.

Sedangkan pada 13 Dzulhijjah, lontar jumrah dijadwalkan pukul 05.00–12.00 waktu Arab Saudi tanpa waktu larangan khusus.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya