“Sehingga masyarakat tahu kenapa dilaksanakan di Gedung Pancasila, yakni untuk memberikan edukasi kepada publik bahwa tempat ini merupakan saksi sejarah yang akan terus dikenang masyarakat,” sambungnya.
Meski demikian, karena keterbatasan tempat, masyarakat umum tidak dapat menghadiri upacara secara langsung. Dalam upacara tersebut, tercatat sebanyak 405 undangan akan hadir.
“Yang diundang terutama pejabat-pejabat tinggi negara dari seluruh kementerian dan lembaga. Kemudian ada perwakilan agama, tokoh-tokoh nasional, termasuk presiden dan wakil presiden juga kami undang,” ungkapnya.
Dalam upacara tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara. Para mantan presiden dan mantan wakil presiden juga turut diundang hadir.
(Awaludin)