Lantik 221 PNS, Sekjen DPD RI Tegaskan Integritas Harga Mati!

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Selasa 02 Juni 2026 22:25 WIB
Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, menyampaikan sejumlah pesan tegas kepada 221 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI. 

Ia menekankan pentingnya integritas, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Pesan tersebut disampaikan Iqbal saat memimpin Upacara Pelantikan dan Pengucapan Sumpah/Janji 221 PNS di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI, Selasa (2/6/2026).

Iqbal mengingatkan, bahwa perubahan status dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS harus diikuti dengan peningkatan kualitas kerja, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan DPD RI.

"Perubahan status kepegawaian ini tentu harus berbanding lurus dengan kinerja yang juga harus 100 persen," ujar Iqbal dalam keterangannya.

Ia menegaskan, ASN di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter yang kuat serta menjunjung tinggi etika kerja. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga.

"DPD RI membutuhkan orang-orang dengan moralitas tinggi. Integritas adalah harga mati. Hindari praktik kecurangan yang merugikan lembaga dan jadilah teladan dalam kedisiplinan serta kejujuran. Ingatlah bahwa setiap tindakan Saudara adalah cerminan reputasi DPD RI di mata publik," tegasnya.

 

Selain integritas, Iqbal juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarsatuan kerja. Ia meminta para ASN baru mengesampingkan ego sektoral dan membangun budaya kerja yang saling mendukung demi menghadapi tantangan organisasi yang semakin kompleks.

"Lembaga yang besar tidak bisa dibangun dengan kerja individu. Bangun kerja sama tim yang solid antarunit kerja dan hindari ego sektoral. Masa depan DPD RI sangat bergantung pada kolaborasi. Hentikan budaya kerja silo atau silo mentality yang menganggap bagiannya paling penting," katanya.

Lebih lanjut, Iqbal mendorong seluruh ASN untuk terbuka terhadap perubahan dan perkembangan teknologi. Menurutnya, inovasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas kerja serta kualitas pelayanan publik.

"Jangan menjadi pegawai yang anti perubahan. Manfaatkan teknologi untuk mempermudah layanan dan beranilah mengusulkan inovasi yang membuat kerja lembaga lebih efektif, transparan, dan akuntabel," ujarnya.

Iqbal berharap pelantikan 221 PNS ini menjadi momentum untuk memperkuat transformasi birokrasi di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI. Dengan dukungan ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas, DPD RI diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsi legislasi, pertimbangan, dan pengawasan demi memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah.

"Segala sesuatu dilakukan dengan langkah kecil. Awali dengan niat baik dan kinerja yang baik," pungkasnya.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya