Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bangun Sistem Merit, Menhut: Promosi Jabatan Harus Berdasarkan Kompetensi, Bukan Kedekatan

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 09 Juli 2026 |15:59 WIB
Bangun Sistem Merit, Menhut: Promosi Jabatan Harus Berdasarkan Kompetensi, Bukan Kedekatan
Menhut Raja Juli Antoni (Foto: Ist/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmennya menerapkan sistem merit di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Menurutnya, reformasi birokrasi harus dibangun melalui mekanisme yang menempatkan kompetensi dan kinerja sebagai dasar utama dalam pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN).

Proses promosi jabatan, kata Raja Juli, tidak semestinya dipengaruhi faktor kedekatan pribadi maupun latar belakang tertentu. Sebaliknya, setiap aparatur sipil negara (ASN) harus memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil kerjanya.

"Saya sedang terus berusaha semaksimal mungkin, untuk membangun sistem merit, meritokrasi di kementerian ini. Berusaha untuk membuat talent pool yang objektif, yang didasarkan kepada merit-based, didasarkan kepada kapasitas seseorang, kinerja seseorang, bukan latar belakang suku, agama, atau dia dari mana," katanya, dikutip Kamis (9/7/2026).

Menhut menyampaikan hal itu saat melantik pejabat manajerial dan nonmanajerial sekaligus mengambil sumpah ASN di lingkungan Kemenhut Rabu 8 Juli. Ia mengakui sistem yang sedang dibangun belum sepenuhnya sempurna. Namun, ia berharap fondasi tersebut dapat menjadi warisan penting bagi Kemenhut yang nantinya terus dijalankan bersama Wakil Menhut.

"Sistem ini memang belum sempurna, tetapi saya berharap ini menjadi legacy saya bersama Pak Wakil Menteri. Di mana nanti saya ingin kawan-kawan, Adik-adik sekalian yang bekerja dengan baik, tanpa perlu kenal menteri dan wamen, tapi tercatat secara digital, kagum melalui platform yang kita punya, yang bisa diakses oleh semua, bahwa si A layak untuk dilantik, si B tidak dilantik karena memang demikian adanya," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement