Islah bersama warga sempat mendokumentasikan dengan jelas wajah dari OTK yang tertinggal rekannya yang sudah kabur lebih dahulu. Sayangnya, OTK tersebut berhasil kabur melarikan diri.
"Dari sini kemudian kita berusaha menelusuri, mengidentifikasi ini operasinya siapa. Dari sini nanti ketahuan," tuturnya.
Dalam keterangan penutupnya, Islah membuat kesimpulan sementara bahwa kelompok OTK ini kemungkinan besar adalah sebuah tim intelijen yang terorganisir.
Indikasi ini diperkuat dengan adanya temuan jika komplotan OTK ini menggunakan sistem aplikasi pelaporan yang sama.
"Kita sebenarnya sudah bisa menduga ini dari kelompok mana, tapi yang jelas dari hasil penelusuran kita yang belum bisa jelaskan dari mana, mohon maaf karena ini soal kerahasiaan juga, kemungkinan OTK ini dari militer, kemungkinan besar," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)