JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Muhammad Nas buka suara terkait unggahan mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, yang mengaku dihubungi seseorang yang membawa pesan dari "lembaga berbintang".
Unggahan yang diposting melalui akun Instagram @tiyoardiantor_ itu menarik perhatian publik. Hingga Selasa (9/6/2026), unggahan tersebut telah disukai lebih dari 52 ribu pengguna Instagram, dikomentari ribuan warganet, dan dibagikan ulang oleh sejumlah tokoh, termasuk mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Dalam unggahan tersebut, Tiyo tidak menjelaskan secara rinci lembaga mana yang dimaksud dengan istilah "lembaga berbintang". Namun, ia mengaku ditawari berbagai fasilitas dan bantuan yang dibutuhkan.
Menurut Tiyo, sosok yang menemuinya juga menyampaikan bahwa seorang pimpinan organisasi gerakan nasional telah memperoleh jatah proyek bernilai miliaran rupiah. Meski demikian, Tiyo menegaskan menolak tawaran tersebut.
Menanggapi hal itu, Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas mengatakan belum dapat memastikan apakah unggahan tersebut ditujukan kepada institusi TNI. Sebab, menurutnya, istilah "lembaga berbintang" tidak serta-merta merujuk kepada TNI.
"Atau mungkin dibuat seolah-olah TNI. Yang pasti, kami sebagai aparat negara, Panglima Tertinggi kita adalah Presiden," ujar Nas di Mabes TNI, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).