JAKARTA - Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilaporkan telah erupsi pada Selasa (16/6/2026) malam.
Badan Geologi Kementerian ESDM menyampaikan, erupsi itu terjadi pada pukul 19.10 WIB. Adapun guguran lava mencapai 2.000 meter ke arah barat.
"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada Selasa (16/06/2026) pukul 19.10 WIB," demikian keterangan tertulis Badan Geologi Kementerian ESDM, Selasa.
Badan Geologi Kementerian ESDM memperkirakan, guguran lava mencapai 2.000 meter ke arah hulu Kali Sat/Putih.
"Estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maksimum 49,86 mm durasi 145,5 detik mengarah ke barat (hulu Kali Sat/Putih)," tulis Badan Geologi Kementerian ESDM.
Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
"Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)