Ia menambahkan, dampak lain dari keterbatasan anggaran adalah BNN tidak memiliki biaya operasi untuk mengeksekusi aset hasil tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan narkotika.
"Kondisi ini sama saja dengan membiarkan sindikat narkotika dengan leluasa dan terus memperkaya diri untuk membiayai kejahatannya di Indonesia karena ketiadaan kekuatan kita untuk melumpuhkan kekuatan finansial mereka secara terukur," tuturnya.
Suyudi pun berharap usulan tambahan anggaran tersebut dapat disetujui sehingga pagu ideal BNN tahun 2027 menjadi Rp6,49 triliun. BNN akan mampu mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah dalam pemberantasan narkotika dengan anggaran yang mencukupi.
"Sehingga dengan adanya usulan tambahan ini, kami mengharapkan pagu ideal BNN tahun 2027 dapat ditetapkan menjadi sebesar Rp6,49 triliun," pungkasnya.
(Arief Setyadi )