Optimalisasi Persalinan di FKTP, Bidan Jadi Garda Depan Jaga Kesinambungan JKN

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 19 Juni 2026 13:06 WIB
Bidan Garda Depan Jaga Kesinambungan JKN (foto: dok BPJS)
Share :

Kolaborasi lintas profesi juga menjadi bagian penting dalam memastikan keamanan persalinan. Bidan bekerja sama dengan dokter umum, dokter spesialis kandungan, dan tenaga kesehatan lainnya. ”Ke depan, penguatan layanan primer melalui bidan diharapkan mampu menyeimbangkan tren persalinan, meningkatkan efisiensi pembiayaan, serta memastikan keberlanjutan Program JKN,” kata Ade.

Di tengah tren meningkatnya persalinan caesar, bidan terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya persalinan normal jika kondisi memungkinkan. Seorang bidan praktik mandiri menyampaikan bahwa persalinan normal memiliki banyak keunggulan, mulai dari pemulihan lebih cepat hingga risiko komplikasi yang lebih rendah.

Di lapangan, bidan juga menghadapi dinamika preferensi masyarakat. Bidan Dewi Pristie (34) dari Kabupaten Temanggung mengungkapkan bahwa saat ini pilihan metode persalinan di kalangan ibu cukup beragam. “Di era digital ini kecenderungannya cukup berimbang. Banyak ibu yang mengupayakan persalinan normal karena memahami manfaatnya, tetapi tidak sedikit juga yang akhirnya menjalani persalinan caesar karena pertimbangan medis dan keselamatan ibu serta bayi,” ujar Dewi, Jumat (19/06).

Menurut Dewi, edukasi menjadi kunci untuk mengurangi ketakutan ibu terhadap persalinan normal. Ia menekankan bahwa keunggulan utama persalinan normal adalah proses pemulihan yang lebih cepat. 

“Ibu pasca persalinan normal biasanya bisa langsung mobilisasi, duduk, berjalan, dan yang paling penting bisa segera melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan lebih nyaman,” jelasnya.

Dalam praktik pelayanan, bidan juga melakukan berbagai pendekatan untuk meningkatkan kepercayaan diri ibu hamil, mulai dari komunikasi terapeutik, edukasi tahapan persalinan, hingga melibatkan keluarga sebagai sistem pendukung. Namun demikian, tantangan tetap ada, terutama terkait mitos dan disinformasi yang berkembang di masyarakat.

“Sering kali kami menghadapi persepsi yang kurang tepat tentang persalinan, baik dari media sosial maupun lingkungan sekitar. Padahal, yang paling penting adalah keselamatan ibu dan bayi, bukan sekadar metode persalinan,” tambah Dewi.
 

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya