TNI AD mengapresiasi profesionalisme panitia dan petugas yang menjalankan tugas sesuai prosedur untuk menjaga ketertiban kegiatan.
“Pada prinsipnya, hubungan antara Korem 072/Pamungkas dan penyelenggara kegiatan tetap berjalan dengan baik. Kami berharap masyarakat dapat melihat peristiwa ini secara proporsional dan tidak mengaitkannya dengan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” pungkasnya.
Sebelumnya, video perdebatan itu memicu berbagai reaksi publik dan menjadi perbincangan luas di dunia maya. Sorotan muncul setelah beredar narasi yang menyebut ajudan Brigjen Yuniar berada di lintasan lomba tanpa mengenakan nomor peserta atau BIB.
Banyak warganet memuji ketegasan marshal yang tetap menjalankan tugasnya untuk menertibkan jalur pelari. Menanggapi polemik yang berkembang, TNI Angkatan Darat memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.
(Fahmi Firdaus )