Hadir juga dalam kegiatan seorang sejarawan Jakarta, JJ Rizal, mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak boleh mengabaikan aspek keadilan ruang bagi masyarakat. Dia menilai sejumlah persoalan perkotaan yang terjadi saat ini berakar dari kebijakan yang belum sepenuhnya memberikan akses setara bagi seluruh warga.
“Jakarta dibangun sebagai bandar kota dagang, jangan juga kita melanjutkan pembangunan kota yang rasis di mana tidak ada keadilan ruang untuk warganya yang menyebabkan makin parahnya kondisi Jakarta hari ini. Mulai dari masalah hunian sampai banjir,” ungkap JJ Rizal dalam diskusi tersebut.
Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa tantangan Jakarta tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut tata kelola ruang yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Warkop Aspirasa Jadi Wadah Pertukaran Gagasan
Pada kesempatan yang sama, DPW Partai Perindo DKI Jakarta meluncurkan program "Warkop Aspirasa", sebuah ruang temu warga yang dirancang sebagai wadah diskusi terbuka dan pertukaran gagasan mengenai berbagai persoalan perkotaan.