CARACAS – Korban tewas akibat gempa bumi ganda yang mengguncang Venezuela telah bertambah menjadi setidaknya 164 orang, dengan 971 orang lainnya luka-luka. Demikian diumumkan oleh Presiden Sementara negara itu, Delcy Rodriguez, dalam pidatonya di televisi. Dia menambahkan bahwa gempa dahsyat tersebut telah diikuti oleh sekitar 30 gempa susulan.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 yang kemudian diikuti oleh gempa susulan kuat bermagnitudo 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026). Bencana ini menyebabkan kekacauan hebat di ibu kota Caracas dan mengubur banyak korban di bawah reruntuhan bangunan.
Jumlah korban sebenarnya dikhawatirkan akan jauh lebih tinggi sementara tim penyelamat masih terus melakukan pencarian di antara puing-puing bangunan. Pemerintah Venezuela sendiri telah mengumumkan keadaan darurat nasional sebagai tanggapan atas gempa tersebut.
Pemodelan prediktif dari Survei Geologi AS (USGS) menunjukkan jumlah korban jiwa bisa mencapai ribuan. Lembaga ini sebelumnya menghitung adanya peluang sebesar 44% terjadinya lebih dari 10.000 kematian, dan peluang 30% bahwa lebih dari 100.000 orang akan tewas setelah gempa kedua terjadi.
Hingga saat ini, sejumlah negara telah menyampaikan ucapan duka cita mendalam dan menyatakan kesediaan mereka untuk segera mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Venezuela.
(Rahman Asmardika)