Teriakan keras terdengar dari fasilitas tersebut sesaat sebelum penembakan, lapor majalah Jerman Focus, mengutip seorang saksi. Pria tersebut, yang tinggal di dekat situ, mengatakan kepada media tersebut bahwa ia melihat seorang wanita dan seorang pria muda mencoba melarikan diri dari tempat kejadian dengan mobil. Menurut saksi, polisi melepaskan tembakan setelah keduanya mengabaikan perintah petugas untuk berhenti.
Menurut polisi, total tiga orang ditangkap terkait insiden tersebut.
Pelaku yang diduga diidentifikasi sebagai warga negara Jerman berusia 45 tahun keturunan Turki. Menurut Schuol, ia tinggal di dekat Hanover dan tidak memiliki hubungan dengan Stade. Tersangka sebelumnya dikenal polisi tetapi tidak memiliki catatan kejahatan kekerasan. Pelaku tidak memiliki izin senjata api, dan masih belum jelas dari mana ia memperoleh senjata yang ditemukan padanya saat ditangkap, kata Schuol.
Dua orang lain yang ditahan polisi adalah perempuan. Salah satunya berada di balik kemudi Mercedes yang diduga digunakan pelaku penembakan untuk melarikan diri dari tempat kejadian. Menurut Schuol, ia memiliki "hubungan dekat dengan keluarga terduga pelaku".
Perempuan kedua adalah ibu dari seorang bayi berusia tiga bulan yang berada di fasilitas tersebut selama kejadian. Menurut Schuol, perselisihan hak asuh anak kemungkinan besar menjadi motif di balik serangan tersebut. Perempuan dan anaknya tidak terluka, kata polisi.
(Rahman Asmardika)