52 Persen Serangan Spam Judol Sasar Influencer Daerah, Ini Penjelasan Komdigi

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Selasa 30 Juni 2026 15:04 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap akun influencer daerah menjadi sasaran utama penyebaran spam promosi judi online (judol) di media sosial. Berdasarkan data Komdigi, sebanyak 52% serangan komentar spam menyasar kreator konten lokal yang memiliki tingkat interaksi (engagement) tinggi dengan para pengikutnya.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mengatakan, pola penyebaran spam judi online kini mengalami perubahan. Jika sebelumnya pelaku menyebarkan promosi secara acak, kini mereka lebih memilih akun-akun dengan engagement tinggi agar promosi dapat menjangkau lebih banyak pengguna.

"Target utama juga bergeser. Distribusi sasaran menunjukkan bahwa akun yang paling banyak di-spam itu menyasar mereka yang memiliki engagement tinggi," kata Meutya usai audiensi dengan Meta Indonesia di Kantor Komdigi, Selasa (30/6/2026).

Menurut Meutya, influencer daerah dinilai lebih efektif karena memiliki audiens yang sesuai dengan target pasar operator judi online.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya