"232 jiwa mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar untuk menghindari dampak buruk asap pekat kebakaran," ungkapnya.
Pria yang kerap disapa Aam itu merinci, dari 232 jiwa yang mengungsi itu terdiri dari 60 anak-anak, 7 lansia, 1 ibu hamil, 26 balita, dan satu penyandang disabilitas.
Seperti diketahui, kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum padam sejak Selasa, 30 Juni lalu. Pemkab Tangerang telah menetapkan status tanggap darurat karena luasan wilayah TPA yang terbakar mencapai 15 hektare.
(Rahman Asmardika)