Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 16 Juli 2026 07:10 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA – Jumlah kasus Ebola yang terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) telah mencapai 2.011 dengan 754 kematian, menurut data pemerintah. Angka tersebut menjadikan wabah ini sebagai wabah Ebola terbesar ketiga dan paling cepat berkembang yang pernah tercatat, menurut organisasi amal medis global Medecins Sans Frontieres (MSF).

Penanganan wabah ini juga terhalang oleh berbagai kendala, termasuk pemogokan oleh para profesional kesehatan dan tenaga medis. Terbaru, para pekerja kesehatan di Rumah Sakit Umum Bunia di pusat wabah melakukan pemogokan dan membarikade pintu masuk rumah sakit karena belum dibayar, meskipun harus bekerja dalam kondisi sulit.

Penyakit virus ini sering kali berakibat fatal dan menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh dari orang atau hewan yang terinfeksi. Penyakit ini menyebabkan gejala termasuk demam tinggi, muntah, serta perdarahan internal dan eksternal.

Wabah yang dimulai pada 15 Mei ini disebabkan oleh virus Bundibugyo yang langka. Kurangnya vaksin atau pengobatan yang disetujui untuk virus ini—tidak seperti virus Zaire yang lebih umum—telah meningkatkan tantangan yang dihadapi oleh petugas kesehatan.

MSF menyerukan perluasan segera terhadap langkah-langkah penahanan dan perawatan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya