JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sinergisitas TNI-Polri dalam rangka menjaga serta menguatkan nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Prabowo menekankan, TNI-Polri adalah institusi vital bagi negara.
Demikian disampaikan Prabowo saat melantik 1.177 perwira remaja TNI-Polri di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).
Bahkan, momen kebersamaan juga terlihat antara Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
"Saudara-saudara sekalian, TNI dan Polri adalah dua institusi yang vital bagi kelangsungan hidup negara," kata Prabowo dalam sambutannya.
Menurut Prabowo, TNI dan Polri harus kuat, profesional, dan terus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia. Ia menegaskan, jangan ada loyalitas korps yang sempit.
"Integritas adalah kehormatan seorang perwira. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan, jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya. Sekali Saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula Saudara kehilangan kehormatanmu," ujar Prabowo.
Dalam hal ini, Prabowo menyebut, personel TNI-Polri adalah milik bangsa dan negara. Sebagai generasi penerus, Prabowo mengingatkan soal memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa.
"Saya bangga karena Saudara-saudara telah belajar satu hal yang paling penting, menjadi perwira berarti hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya,"ujarnya.