Sementara itu, beberapa daerah pegunungan di Jawa Barat mengalami suhu di bawah 15 derajat Celsius. Adapun di Bali, NTB, dan NTT, suhu udara pada malam hingga pagi hari juga tercatat lebih rendah dibandingkan biasanya.
Sebelumnya, BMKG telah menjelaskan lewat akun media sosial Instagram resminya, bahwa penguatan Monsun Australia membawa massa udara kering yang mengurangi kandungan uap air dan pembentukan awan di atmosfer.
Minimnya tutupan awan membuat panas dari permukaan bumi lebih mudah terlepas ke angkasa pada malam hari sehingga suhu minimum turun cukup drastis, terutama menjelang pagi.
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak bediding untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengenakan pakaian hangat pada malam dan pagi hari serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
(Fahmi Firdaus )