Update Gempa Jepang, Korban Tewas Bertambah Menjadi 35 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 31 Juli 2026 15:44 WIB
Bangunan Aeon Mall Kumamoto yang runtuh akibat gempa.
Share :

TOKYO - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Jepang barat daya telah meningkat menjadi 35 orang, kata pejabat prefektur pada Jumat (31/7/2026). Tim penyelamat terus mencari korban selamat di bawah reruntuhan di daerah yang paling parah terkena dampak.

Pihak berwenang mengatakan belum dapat dipastikan apakah semua kematian tersebut disebabkan langsung oleh gempa bumi, dan memperingatkan bahwa jumlah korban dapat meningkat lebih lanjut seiring berlanjutnya operasi pencarian.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 melanda pulau utama selatan Jepang, Kyushu, pada Selasa (28/7/2026), menyebabkan kerusakan luas di seluruh Prefektur Kumamoto.

Gempa tersebut memicu ledakan di sebuah pusat perbelanjaan, merobohkan cerobong asap pabrik, dan meratakan rumah-rumah. Gempa tersebut tercatat pada tingkat tertinggi, yaitu 7 pada skala intensitas seismik Jepang. Sementara itu, Survei Geologi AS (USGS) dan jaringan pemantauan seismik GEOFON Jerman mengukurnya pada magnitudo 6,8.

Pihak berwenang mengatakan lebih dari 80 orang terluka, termasuk lima orang yang mengalami luka serius, demikian dilansir TRT.

Upaya Penyelamatan Terus Berlanjut

Tim pencarian dan penyelamatan tetap dikerahkan di seluruh Kumamoto pada Jumat, berfokus pada pusat perbelanjaan Aeon Mall Kumamoto yang runtuh dan lokasi lain yang rusak parah saat jendela penyelamatan kritis 72 jam mendekati akhir.

 

Para pejabat mengatakan tujuh orang yang diselamatkan dari pusat perbelanjaan tersebut kemudian meninggal, sementara lima lainnya terluka. Ledakan tersebut, yang diyakini disebabkan oleh kebocoran gas sekitar 80 menit setelah gempa bumi, masih dalam penyelidikan.

Di lokasi lain yang rusak parah, cerobong asap runtuh di pabrik Nippon Paper Industries di Kota Yatsushiro. Sebelas orang yang terjebak di dalam berhasil diselamatkan, tetapi sembilan di antaranya kemudian meninggal.

Ratusan gempa susulan telah tercatat sejak gempa utama, sementara tim darurat terus menilai sepenuhnya kerusakan dan mencari siapa pun yang mungkin masih terjebak di bawah struktur yang runtuh.

Jepang, salah satu negara yang paling rawan gempa di dunia, terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik dan mengalami sekitar 20 persen gempa bumi di dunia dengan magnitudo 6,0 atau lebih besar.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya