JAKARTA - Masyarakat Distrik Agandugume, Oneri dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, terdampak kekeringan dan krisis pangan. Hal ini disebabkan karena cuaca ekstrem berkepanjangan.
Kepala Distrik Lambewi, Lanius Wenda, mengatakan, warganya telah mengalami kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026.
Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen masyarakat menurun dan persediaan bahan makanan semakin menipis.
"Sejak Juni hingga sekarang kami menghadapi kekeringan dan kesulitan pangan,” ujar Lanius Wenda, Minggu (2/8/2026).
Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan, TNI memberikan bantuan yang disalurkan berupa beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan.
Seluruh logistik diangkut menggunakan transportasi udara sebelum didistribusikan personel TNI menuju wilayah tujuan.
"Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua," ujar Stefie Jantje Nuhujanan, dikutip Minggu (2/8/2026).