"Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada atensi dari beliau untuk berkenan hadir kemari untuk memastikan bahwa proses belajar mengajar itu semua berjalan lancar, bahkan lebih baik dari kondisi yang kemarin," tandasnya.
Sebagai informasi, sebanyak 995 senjata beserta amunisi ditemukan tersimpan rapi di sebuah ruangan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, pada Jumat (10/7/2026) lalu.
Sebulan kemudian, di lokasi yang sama turut ditemukan berbagai barang ilegal lainnya, mulai dari satu kotak kaset VCD porno, narkotika jenis sabu dan ganja, hingga beberapa senjata laras panjang.
Ratusan senjata tersebut terdiri dari berbagai jenis, antara lain kaliber 5.56, kaliber 40 dan 9 mm, Walther, kaliber 22, hingga karabin M4. Ditemukan pula alat pembuat peluru, magazine jenis Glock, dan 30 amunisi.
Pihak yayasan menduga kuat bahwa seluruh barang ilegal tersebut adalah milik mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD, yang telah dipecat pada April 2026.
(Fahmi Firdaus )