Dedi melanjutkan, bahwa persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah dan para menteri bersifat dinamis.
Penilaian publik dapat berubah mengikuti perkembangan situasi, kebijakan pemerintah, serta kinerja yang ditunjukkan masing-masing menteri.
“Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian,” tutup Dedi.
Survei nasional IPO dilaksanakan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Responden dipilih menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS), dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat akurasi 95 persen.
(Fahmi Firdaus )