JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipiter) Bareskrim Polri menggerebek gudang penyimpanan timah ilegal di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita 28 ton pasir timah yang diduga berasal dari aktivitas pertambangan ilegal dan akan diselundupkan ke Malaysia.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni mengatakan, operasi penegakan hukum tersebut dilakukan pada Kamis dini hari, 13 Agustus 2026.
"Tim melakukan penegakan hukum terhadap aktivitas penyimpanan pasir timah ilegal yang diduga akan diselundupkan ke Malaysia," kata Irhamni, Minggu (16/8/2026).
Dalam kasus ini, Polri menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni RR dan DW. RR diduga berperan sebagai perantara yang mencari pasir timah di wilayah Belitung Timur, sedangkan DW merupakan sopir yang bertugas mengirimkan timah tersebut.
Polisi masih mendalami pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam rantai pertambangan dan penyelundupan timah ilegal di Belitung Timur. Sementara itu, seluruh barang bukti telah diamankan di Markas Polres Belitung Timur.
(Awaludin)