BMKG Catat 10.232 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 Flores, 157 Dirasakan Warga

Binti Mufarida, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2026 11:05 WIB
llustrasi.
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 10.232 gempa bumi susulan terjadi pascagempa utama berkekuatan M7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari ribuan kejadian tersebut, sebanyak 157 guncangan susulan dirasakan oleh masyarakat berdasarkan data pemantauan hingga Senin (31/8/2026) pukul 05.00 WIB.

Dari total gempa susulan tersebut, magnitudo terbesar tercatat mencapai M6,2, sedangkan yang terkecil M1,0. BMKG juga mencatat sebanyak 35 gempa susulan dengan magnitudo di atas M5,0.

Berdasarkan grafik peluruhan aktivitas gempa, BMKG mulai melihat adanya pola penurunan jumlah gempa susulan. Meski demikian, rangkaian gempa susulan diperkirakan masih akan berlangsung sekitar tiga hingga empat minggu ke depan.

Sebelumnya, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan bahwa aktivitas gempa susulan pada awal periode pascagempa masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan.

"Aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan. Jumlah gempa per 24 jam tercatat 704 kejadian pada hari pertama, meningkat menjadi 746 pada hari kedua, kemudian berkisar 668, 649, dan 627 kejadian pada hari ketiga hingga kelima, namun naik lagi menjadi 802 kejadian pada hari keenam," kata Wijayanto.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, sejumlah gempa susulan menimbulkan guncangan signifikan dengan skala intensitas IV–VI MMI yang dirasakan kuat oleh masyarakat setempat.

Guncangan kuat tercatat pada 19 Agustus 2026 pukul 23.17 WIB dengan magnitudo M5,6, kemudian pada 20 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB dengan magnitudo M5,8. Selanjutnya, gempa signifikan kembali terjadi pada 20 Agustus 2026 pukul 09.47 WIB dengan magnitudo M5,8.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya