Dalam pesannya kepada masyarakat Kuwait, IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut ditujukan pada kehadiran militer AS di Kuwait, bukan terhadap rakyat Kuwait, serta menyerukan penarikan pasukan AS dari negara tersebut.
Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan pada Selasa (1/9/2026) malam bahwa pihaknya telah melancarkan serangan terhadap target-target IRGC di Iran.
Menyusul pengumuman tersebut, media Iran melaporkan adanya ledakan di Pulau Qeshm, serta di Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, dan Konarak.
(Rahman Asmardika)