Lebih lanjut, Prabowo menyebut tema EEF ke-11, “Timur Jauh: Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat”, juga sejalan dengan mandat yang diterimanya dari rakyat Indonesia. Dia mengatakan pembangunan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang. Menurutnya, pembangunan harus memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Pembangunan tidak boleh hanya memberikan manfaat kepada segelintir orang. Pembangunan harus diukur dari meja makan keluarga-keluarga biasa,” kata Prabowo.
Ia kemudian memaparkan sejumlah kebijakan pemerintah Indonesia, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, ketahanan energi, serta percepatan hilirisasi industri.
“Inilah alasan Indonesia menyediakan makanan bergizi gratis bagi seluruh anak-anak kami dan ibu mereka yang sedang hamil. Inilah alasan kami mengejar swasembada pangan dan ketahanan energi. Inilah alasan kami mempercepat hilirisasi industri, sehingga sumber daya alam kami dapat menciptakan industri, keterampilan, dan lapangan kerja yang baik di dalam negeri,” pungkasnya.
(Awaludin)