JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia tidak ingin bergabung dengan aliansi militer mana pun. Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang dihadiri Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).
Prabowo mengatakan, Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif dengan menentukan kepentingan nasionalnya sendiri serta berkontribusi terhadap perdamaian.
“Kebijakan luar negeri Indonesia adalah bebas dan aktif. Kami menentukan kepentingan nasional kami sendiri dan kami ingin berkontribusi secara aktif terhadap perdamaian,” kata Prabowo.
Prabowo menegaskan, Indonesia tidak ingin terikat dalam aliansi militer, tetapi terbuka untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan berbagai negara. Hal serupa juga disampaikannya saat menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada 2025 lalu.
“Di SPIEF tahun lalu, saya mengatakan kepada Anda: Indonesia tidak ingin bergabung dengan aliansi militer mana pun, tetapi kami ingin bergabung dengan aliansi ekonomi,” katanya.