Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia telah menyelesaikan persetujuan parlemen dan dirinya telah menandatangani peraturan presiden untuk ratifikasi perjanjian tersebut pada Juli 2026. Kepala Negara pun mendorong seluruh negara anggota EAEU menyelesaikan prosedur internal agar perjanjian tersebut dapat segera dimanfaatkan.
“Indonesia ingin perjanjian ini berlaku dan digunakan sesegera mungkin setelah pertukaran notifikasi memungkinkan. Saya mengajak setiap negara anggota EAEU untuk menyelesaikan prosedur internalnya sehingga kita dapat segera memanfaatkan perjanjian ini,” tuturnya.
Prabowo menegaskan bahwa FTA tersebut harus segera diterjemahkan menjadi perdagangan konkret. Delegasi bisnis Indonesia yang hadir di Vladivostok pun diarahkan untuk menyiapkan pengiriman perdana, menemukan pembeli, memastikan jalur logistik, serta menyiapkan mekanisme pembayaran agar ketika jadwal tarif mulai berlaku, barang, rute, dan kontrak telah tersedia. “Forum ini harus menjadi marketplace dari perjanjian tersebut,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )