Masyarakat pun diminta untuk tidak memasuki atau melakukan kegiatan di dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
"Tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat," tandasnya.
Gunung Anak Krakatau dilaporkan telah alami erupsi pada Jumat (4/9) malam. Bahkan, gunung tersebut menyemburkan lava air mancur (lava fontain).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut, bahwa kawah Gunung Anak Krakatau diselimuti asap bewarma kelabu dan hitam.
(Fahmi Firdaus )