MEKSIKO - Ledakan kembang api terjadi saat perayaan festival tradisional di Meksiko tengah. Insiden tersebut menewaskan 10 orang dan melukai 64 lainnya.
Dilansir dari bnonews, Senin (7/9/2026). Ledakan terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat pada Sabtu 5 September 2026 di sebuah paroki di Santa Maria Canchesda, komunitas di Temascalcingo, Negara Bagian Meksiko, barat laut Mexico City.
Saat kejadian, warga berkumpul di luar gereja untuk menyaksikan pertunjukan kembang api dalam rangkaian perayaan festival tradisional.
Pihak berwenang menyebut ledakan berasal dari bahan kembang api yang disimpan di sebuah ruangan yang digunakan sebagai gudang. Ledakan tersebut menyebabkan sebagian bangunan gereja runtuh dan menjebak sejumlah orang di bawah reruntuhan.
Sejumlah anak dan dua pastor gereja dilaporkan termasuk dalam korban luka.
Otoritas kesehatan menyebut para korban mengalami berbagai cedera, mulai dari luka traumatis, cedera kepala, memar, hingga luka bakar tingkat pertama, kedua, dan ketiga.
Petugas darurat negara bagian, tenaga medis, otoritas federal, serta personel militer kemudian mendirikan pos komando gabungan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengoordinasikan operasi penyelamatan sekaligus mengamankan area dari potensi bahaya yang masih tersisa.
Penyelidikan terkait penyebab ledakan dan kondisi penyimpanan bahan kembang api masih dilakukan oleh pihak berwenang.
(Awaludin)