Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Masih Siaga

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Senin 07 September 2026 10:24 WIB
Pemantauan Gunung Anak Krakatau (foto: Magma Indonesia)
Share :

JAKARTA - Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir sejak Minggu (6/9/2026). Meski demikian, status aktivitas gunung api tersebut masih berada pada Level III atau Siaga, hingga Senin (7/9/2026).

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh hingga 7 September 2026, maka tingkat aktivitas G. Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga)," tulis Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Seiring dengan status tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau serta pengunjung, wisatawan, dan pendaki dilarang memasuki maupun melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Bagi masyarakat yang terdampak abu vulkanik hasil erupsi Gunung Anak Krakatau, Badan Geologi merekomendasikan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Warga yang tetap beraktivitas di luar ruangan juga diminta menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan.

 

Sementara itu, masyarakat di wilayah pesisir Provinsi Banten dan Lampung diminta tetap tenang serta tidak mempercayai isu mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut dapat menyebabkan tsunami.

Badan Geologi menyatakan masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas seperti biasa dengan mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait juga dapat memantau perkembangan aktivitas serta rekomendasi Gunung Anak Krakatau melalui aplikasi dan situs Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Magma Indonesia, media sosial Badan Geologi, maupun laman resmi Badan Geologi.

Badan Geologi akan terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau. Status Level III atau Siaga beserta rekomendasi yang berlaku akan tetap dipertahankan hingga diterbitkannya laporan evaluasi berikutnya atau apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya